Jumat, 01 April 2016



TUGAS 1 SOFTKILL

NAMA            :        SURYA MUHAMMAD JAMAL
KELAS           :        2PA15
NPM               :        1A514530


TEORI KEPRIBADIAN SEHAT


  • Aliran Psikoanalisis

Psikoanalisis ditemukan di Wina, Austria, oleh Sigmund Freud. Psikoanalisis merupakan salah satu aliran di dalam disiplin ilmu psikologi yang memilik beberapa definisi dan sebutan, Adakalanya psikoanalisis didefinisikan sebagai metode penelitian, sebagai teknik penyembuhan dan juga sebagai pengetahuan psikologi.
Psikoanalisis menurut definisi modern yaitu:

  1. Psikoanalisis adalah pengetahuan psikologi yang menekankan pada dinamika, faktor-faktor psikis yang menentukan perilaku manusia, serta pentingnya pengalaman masa kanak-kanak dalam membentuk kepribadian masa dewasa.

  1. Psikoanalisis adalah teknik yang khusus menyelidiki aktivitas ketidaksadaran (bawah sadar).
  1. Psikoanalisis adalah metode interpretasi dan penyembuhan gangguan mental.

  • Psikoanalisis dalam pengertian lain (Hjelle & Ziegler, 1992) yaitu:
  1. Teori mengenai kepribadian & psikopatologi,
  2. Metode terapi untuk gangguan kepribadian teknik untuk menyelidiki pikiran & perasaan individu yang tidak disadari.

  • Psikoanalisis memiliki sebutan-sebutan lain yaitu:

  1. Psikologi dalam, karena menurut Freud penyebab neurosis adalah gangguan jiwa yang tidak dapat disadari, pengaruhnya lebih besar dari apa yang terdapat dalam kesadaran dan untuk menyelidikinya, diperlukan upaya lebih dalam.

  1. Psikodinamika, karena Psikoanalisis memandang individu sebagai sistem dinamik yang tunduk pada hukum-hukum dinamika, dapat berubah dan dapat saling bertukar energi.
Adapun contoh dari Psikoanalisis adalah Hipnotis, analisis mimpi, mekanisme pertahanan diri.
Freud mengemukakan bahwa kehidupan mental terbagi menjadi dua tingkat, alam sadar dan alam tidak sadar. Alam tidak sadar terbagi menjadi dua tingkat, alam tidak sadar dan alam bawah sadar.

  1. Alam Tidak Sadar
Alam tidak sadar (unconscious) menjadi tempat bagi segala dorongan, desakan, maupun insting yang tidak kita sadari tetapi ternyata ,mendorong perkataan, perasaan, dan tindakan kita. Sekalipun kita sadar akan perilaku kita yang nyata, sering kali kita tidak menyadari proses mental yang ada dibalik perilaku tersebut. Misalnya, seorang pria bisa saja mengetahui bahwa ia tertarik pada seorang wanita tapi tidak benar-benar memahami alasan dibalik ketertarikannya, yang bisa saja bersifat tidak rasional.
Freud meyakini bahwa keberadaan alam tidak sadar ini hanya bisa dibuktikan secara tidak langsung. Baginya alam tidak sadar merupakan penjelasan dari makna yang ada dibalik mimpi, kesalahan ucap (slip tongue), dan berbagai jenis lupa, yang dikenal sebagai represi (repression).
Mimpi adalah sumber yang kaya akan materi alam bawah sadar. Contohnya, Freud meyakini bahwa pengalaman masa kanak-kanak bisa muncul dalam mimpi orang dewasa sekalipun yang bermimpi boleh jadi tidak ingat secara sadar akan pengalaman-pengalaman tersebut.

  1. Alam Bawah Sadar
Alam bawah sadar (preconscious) ini memuat semua elemen yang tidak disadari, tetapi bisa muncul dalam kesadaran dengan cepat atau agak sukar (Freud,1933/1964).

  • Isi alam bawah sadar ini datang dari dua sumber yaitu:
  1. Persepsi sadar (conscious perception)
Persepsi dari seseorang, secara sadar dalam waktu singkat akan segera masuk ke dalam alam bawah sadar selagi focus perhatian beralih ke pemikiran lain. Pikiran yang dapat keluar masuk antara alam sadar dan alam bawah sadar, umumnya adalah pikiran-pikiran yang bebas dari kecemasan. Antara gambaran
sadar dan dorongan tidak sadar nyaris sama satu dengan lainnya.
  1. Gambaran-gambaran bawah sadar adalah alam tidak sadar.
Freud meyakini bahwa pikiran bisa menyelinap dari sensor yang ketat dan masuk ke alam bawah sadar dalam bentuk yang tersembunyi. Beberapa gambaran itu tidak kita sadari, karena ketika kita menyadari bahwa gambaran itu datang dari alam tidak sadar maka kita akan merasa cemas, sehingga sensor akhir akan menekan gambaran itu dan mengembalikannya ke alam tidak sadar. Sedangkan ada beberapa gambaran yang masuk ke alam sadar karena dapat bersembunyi dengan baik dalam bentuk mimpi, salah ucap, ataupun dalam bentuk pertahanan diri yang kuat.

  1. Alam Sadar
Alam sadar (conscious) didefinisikan sebagai elemen-elemen mental yang setiap saat berada dalam kesadaran. Ini adalah satu-satunya tingkat kehidupan mental yang bisa langsung kita raih. Ada dua pintu yang dapat dilalui oleh pikiran agar bias masuk kea lam sadar.
  1. Melalui system kesadaran perceptual (perceptual conscious), yaitu terbuka pada dunia luar dan berfungsi sebagai perantara bagi persepsi kita tentang stimulus dari luar.
  2. Melalui struktur mental dan mencakup gagasan-gagasan tidak mengancam yang datang dari alam bawah sadar maupun gambaran-gambaran yang membuat cemas, tetapi terselubung dengan rapi yang berasal dari alam tidak sadar. Ketika gagasan itu tiba di alam sadar, maka gagasan itu sudah berubah wujud dan terselubung dalam bentuk perilaku-perilaku yang defensif atau dalam bentuk mimpi.
Dalam teori psikoanalisa nya freud menjelaskan tentang struktur kepribadian individu, struktur kepribadian tersusuan atas 3 sistem pokok, yakni :

  • Id
Psikologi Freud bertitik tolak dari dunia nyata, dunia yang penuh dengan benda-benda. Diantara ada objek yang sangat khusus yaitu organisme. Salah satu bagian terpenting dari suatu organisme adalah sistem saraf yang memiliki karakter sangat peka terhadap apa yang dibutuhkan. Ketika manusia lahir, sistem syarafnya hanya sedikit lebih baik dari binatang lain, itulah yang dinamakan id. Id adalah istilah yang diambil dari kata ganti untuk “sesuatu” atau “itu” (the it), atau komponen yang tak sepenuhnya diakui oleh kepribadian.
Id tak punya kontak dengan dunia nyata, tetapi selalu berupaya untuk meredam ketegangan dengan cara memuaskan hasrat-hasrat dasar. Id berfungsi untuk memperoleh kepuasan dan sekjalan dengan prinsip kesenangan. Sistem syaraf, sebagai id, bertugas menerjemahkan kebutuhan satu organisme menjadi daya motivasional yang disebut sebagai insting atau nafsu. Freud juga menyebutnya dengan kebutuhan. Kebutuhan yang menjadi keinginan disebut proses primer.
Contohnya bayi yang baru lahir akan tetap mengisap terlepas dari ada atau tidaknya puting susu, karena ia akan memperoleh kepuasan ketika melakukannya. Karena id tidak mempunyai kontak dengan kenyataan maka bayi itu tidak menyadari bahwa sebenarnya dengan mengisap jempol tidak akan membantunya bertahan hidup.

Ego
Ego atau saya adalah satu-satunya wilayah pikiran yang memiliki kontak dengan realita. Kebutuhan lambat laun akan semakin kuat dan bertambah banyak, sedang keinginan-keinginan lain akan datang silih berganti. Di seputar alam sadar ini, selama tahun-tahun pertama kehidupan seorang bayi, sebagian id berubah menjadi ego (aku). Ego menghubungkan organisme dengan realitas dunia melalui alam sadar yang dia tempati, dan dia mencari objek-objek untuk memuaskan keinginan dan nafsu yang dimunculkan id untuk merepresentasikan apa yang dibutuhkan organisme. Proses ini disebut proses sekunder.
Tidak seperti id, ego berfungsi berdasarkan prinsip-prinsip realitas, artinya dia memenuhi kebutuhan organisme berdasarkan objek-objek yang sesuai dan dapat ditemukan dalam kenyataan.
Contohnya, ego seorang wanita secara sadar, memotivasinya untuk memilih pakaian yang dijahit rapi dan sangat licin karena ia merasa nyaman berbusana seperti itu. Pada saat yang sama ia mungkin ingat samar-samar (secara bawah sadar) bahwa sebelumnya ia pernah dipuji karena memilih pakaian yang bagus. Selain itu, barangkali termotivasi secara tidak sadar untuk berperilaku rapi dan teratur. Jadi keputusan untuk mengenakan pakaian rapi nan licin bisa terjadi di tiga tingkat kehidupan mental.

Superego
Dalam psikologi Freudian, superego mewakili aspek-aspek moral dan ideal dari kepribadian serta dikendalikan oleh prinsip-prinsip moralistis dan idealis yang berbeda dengan prinsip kesenangan dari Id dan prinsip realistis dari ego.
Ketika ego berusaha membuat id tetap senang, di sisi lain dia juga mengalami hambatan yang ada di dunia nyata. Segala objek dunia nyata yang menghalangi dan mendukungnya inilah yang kemudian menjadi superego. Superego memiliki dua sisi:
  1. Nurani merupakan internalisasi dari hukuman dan peringatan.
  2. Ego ideal yaitu berasal dari pujian dan contoh-contoh positif yang diberikan kepada anak-anak.
  1. Aliran Behavioristik

  • Pengertian Psikologi Behaviorisme
Psikologi Behaviorisme adalah ilmu psikologi yang mempelajari tentang tingkah laku manusia. Sistem psikologi behaviorisme ini merupakan transisi dari sistem sebelumnya. Psikologi Behaviorisme memakna psikologi sebagai studi tentang prilaku dan sistem ini mendapat dukungan kuat dalam perkembangannya di abad ke-20 di Amerika Serikat. Dalam pandangannya, perilaku yang dapat diamati dan dikuantifikasi memiliki maknanya sendiri, bukan hanya berfungsi sebagai perwujudan peristiwa-peristiwa mental yang mendasarinya. 
  • Sejarah Psikologi Behaviorisme

Awal mula adanya Psikologi Behaviorisme yaitu pada abad ke-20 di Amerika. Dan gerakan ini secara formal diawalioleh seorang psikologAmerika bernama John Broadus Watson (1878-1958) dengan makalahnya berjudul “Psychology as the Behaviorist Views It” dan dipublikasikan pada tahun 1913.Watson mengusulkan peralihan dari pemikiran radikal yang membahas perkembangan psikologi bedasarkan kesadaran dan proses mental. Watson mendukung perilaku tampak yang dapat diamati sebagai satu-satunya subjek pembahasan yang masuk akal bagi ilmu pengetahuan psikologi.Sistem Watson yang memfokuskan pada kemampuan adaptasi perilaku terhadap stimuli lingkungan, menawarkan ilmu psikologi yang positif dan objektif dan pada tahun 1930 behaviorisme menjadi sistem dominan dalam psikologi Amerika Psikologi behaviorisme sebagai disiplin empiris yang mempelajari perilaku sebagai adaptasi terhadap stimuli lingkungan.Inti utama behaviorisme adalah bahwa organisme mempelajari adaptasi perilaku dan pembelajaran tersebut dikendalikan oleh prinsip-prinsip asosiasi.Pendekatan empiris berdasarkan pengkajian asosiasi dalam psikologi behavioristikyang secara umum mengikuti pendapat para filsuf inggris dan juga konsep locke tentang kepasifan mental yang bermakna bahwa isi pikiran bergantung pada lingkungan.
Psikologi behaviorisme juga berfundamental pada refleksiologi.Meskipun penelitian tentang perolehan refleks dilakukan sebelum diterbitkannya tulisan-tulisan Watson, karena penelitian ini sebagian besar dilakukan oleh peneliti berkebangsaan Rusia seperti Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936).Tetapi kelompok ilmuwan Rusia tersebut memberikan dampak besar bagi behaviorisme setelah publikasi tulisan-tulisan Watson dan berperan sebagai kekuatan untuk memperluas formulasi aslinya.
  • Terapi Tingkah Laku (Behavioristik)
Terapi tingkah laku adalah pendekatan penerapan aneka ragam teknik dan prosedur yang berlandaskan pada berbagai teori tentang belajar dalam usaha melakukan pengubahan tingkah laku.Dalam penyelesaian masalah, kondisi masalah harus dispesifikkan.Saat ini, bentuk pendekatan ini banyak di gunakan karena penekanannya pada perubahan tingkah laku dimana tingkah laku tersebut bisa didefinisikan secara operasional, diamati dan diukur .
  • Pandangan Dasar
Sebelum kita mengulas tentang proses dan penerapan dari terapi ini, kita perlu tahu pandangan dasar dari terapi ini pada manusia itu sendiri. Dimana landasan pijakan terapi tingkah laku ini yaitu pendekatan behavioristik, pendekatan ini menganggap bahwa “Manusia pada dasarnya dibentuk dan ditentukan oleh lingkungan sosial budayanya.Segenap tingkah laku manusia itu dipelajari”.Ini merupakan anggapan dari behavioristik radikal. Namun behavioristik yang lain yaitu behavioristik kontemporer, yang merupakan perkembangan dari behavioristik radikal menganggap bahwa setiap individu sebenarnya memiliki potensi untuk memilih apa yang dipelajarinya. Ini bertentangan dengan prinsip behavioris yang radikal, yang menyingkirkan kemungkinan individu menentukan diri. Namun, meskipun begitu, kedua behaviorisme ini tetap berfokus pada inti dari behaviorisme itu sendiri yaitu bagaimana orang-orang belajar dan kondisi-kondisi apa saja yang menentukan tingkah laku mereka.Pendekatan tingkah laku memiliki ciri yang unik yang membedakannya dengan pendekatan yang lain, yaitu:
  1. Perhatian lebih berpusat pada tingkah laku yang tampak
  2. Kecermatan dan penguraian tujuan-tujuan treatment
  3. Perumusan prosedur treatment yang spesifik yang sesuai dengan masalah
  4. Penaksiran objektif atas hasil-hasil terapi
Jadi pada dasarnya, tujuan terapi ini adalah memperoleh tingkah laku baru, penghapusan tingkah laku, mempertahankan tingkah laku yang diinginkan.
  • Proses Terapi
  1. Tujuan terapiTujuan umum yaitu menciptakan kondisi baru untuk belajar.Dengan asumsi bahwa pemeblajaran dapat memperbaiki masalah perilaku.Sedangkan terapi perilaku kontemporer menekankan peran aktif klien dalam menentukan tentang pengobatan mereka
  2. Fungsi dan peran terapis
Terapis behavior harus memainkan peran aktif dan direktif dalam pemberian treatment yaitu dalam penerapan pengetahuan ilmiah dalam memecahkan masalah-masalah para kliennya.Secara khasnya, terapis berfungsi sebagai guru, pengarah, dan ahli dalam mendiagnosis tingkah laku yang maladaptif dan dalam menentukan prosedur-prosedur penyembuhan yang diharapkan mengarah pada tingkah laku yang baru.Fungsi penting lainnya adalah peran terapis sebagai model bagi klien. Bandura mengungkapkan bahwa salah satu proses fundamental yang memungkinkan klien bisa mempelajari tingkah laku baru adalah imitasi atau pencontohan sosial yang disajikan oleh terapis. Karena klien sering memandang terapis sebagai orang yang patut diteladani, klien sering kali meniru sikap-sikap, nilai-nilai, kepercayaan-kepercayaan, dan tingkah laku terapis. Jadi, terapis harus menyadari peranan penting yang dimainkannya dalam proses identifikasi dari klien. Terapis yang tidak menyadari kekuatan yang dimilikinya dalam mempengaruhi dan membentuk cara berpikir dan bertindak kliennya, berarti terapis mengabaikan arti penting kepribadiannya sendiri dalam proses terapi.
3.Pengalaman klien dalam terapi
Pengalaman klien dalam terapi sangat mempengaruhi keberhasilan terapi. Dimana bila klien tidak mau diajak bekerja sama atau aktif maka tipis kemungkinan keberhasilan dari terapi.
4.Hubungan antara terapi dan klien
Hubungan antara terapi dan klien memberi kontribusi yang signifikan bagi proses perubahan perilaku. Sehingga terapis dituntut memilki skill yang tinggi dalam membangun rapport pada klien.

Prinsip-Prinsip Teori Behaviorisme:
  • Obyek psikologi adalah tingkah laku.
  • Semua bentuk tingkah laku di kembalikan pada reflek.
  • Mementingkan pembentukan kebiasaan.



  • Aliran Humanistik
Aliran Humanistik merupakan kontribusi besar dari psikolog-psikolog terkenal seperti Carl Rogers, Goldon Allport, dan Abraham Maslow. Humanistik memfokuskan diri pada kemampuan manusia untuk berfikir secara sadar dan rasional dalam mengendalikan hasrat biologisnya guna meraih potensi maksimal.

Menurut Aliran Humanistik kepribadian yang sehat dituntut untuk mengembangkan potensi yang terdapat di dalam dirinya sendiri. Bukan hanya mengandalkan pengalaman-pengalaman yang terbentuk pada masa lalu. Ciri dari kepribadian yang sehat adalah mengaktualisasikan diri. Aktualisasi diri adalah mampu mengedepankan keunikan dalam pribadi setiap individu, karena setiap individu memiliki hati nurani dan kognisi untuk menimbang-nimbang segala sesuatu yang menjadi kebutuhannya.
Berikut ini akan dijelaskan pendapat beberapa tokoh mengenai KEPRIBADIAN SEHAT, diantaranya :

  1. ALLPORT

Secara umum teori Allport memberikan definisi yang positif terhadap manusia. Hal tersebut terlihat dari teorinya yaitu “gambaran kodrat manusia adalah positif, penuh harapan dan menyanjung-nyanjung.”
Menurut Allport, kepribadian manusia adalah organisasi yang dinamis dari system psikofisik dalam individu yang turut menentukan cara-caranya yang unik atau khas dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Allport berpendapat bahwa kepribadian yang neurotis adalah kepribadian yang sehat dan merupakan hal yang mutlak. Dalam teorinya, Allport memandang bahwa kesehatan psikologis adalah melihat ke depan, tidak melihat ke belakang.

Karakteristik kepribadian yang sehat menurut Allport :
  1. Memiliki kebutuhan yang terus menerus dan bervariasi serta menyukai tantangan baru.
  2. Tidak menyukai hal-hal yang rutin dan mencari pengalaman-pengalaman baru.
  3. Mengambil resiko, berspekulasi dan menyelidiki hal-hal baru.
  4. Aktivitas yang menghasilkan ketegangan.
  5. Memulai tantangan dan pengalaman baru manusia dapat bertumbuh dan berkembang.
  6. Tribadi sehat berfungsi secara sadar dan menyadari sepenuhnya kekuatan-kekuatan yang dimilikinya
  7. Pribadi yang matang tidak dikontrol oleh trauma dan konflik masa kanak-kanak
  8. Kebahagiaan bukan suatu tujuan hidup melainkan hasil dari keberhasilan integritasi kepribadian dalam mengejar inspirasi dan tujuan hidupnya.
  9. Kepribadian yang sehat yakni “principle of mastery and competency”.
  10. Proprium “self” yaitu setiap kepribadian memiliki keunikan masing-masing.

  1.    CARL ROGERS

Orang sehat menurut Rogers adalah orang yang bisa mengaktualisasikan dirinya. Aktualisasi diri adalah suatu proses yang sulit dan terkadang menyakitkan. Aktualisasi diri terjadi berkesinambungan, tidak statis. Pribadi yang sehat menurut Rogers adalah pribadi yang mampu berfungsi sepenuhnya. Mereka mampu mengalami secara mendalam keseluruhan memosi, kebahagiaan atau kesedihan, gembira atau putus asa.

Ciri-ciri pribadi yang sehat , menurut Carl Rogers :
  • Memiliki persaan yang kuat.
  • Dapat bertindak bebas.
  • Kreatif dan spontan.

  1. ABRAHAM MASLOW

Menurut Maslow, setiap individu memiliki potensi untuk berkembang “personal growth“. Dalam menjelaskan kebutuhan manusia, Maslow membentuk hirarki kebutuhan menjadi :
  1. Kebutuhan fisisologis.
  2. Kebutuhan rasa aman.
  3. Kebutuhan kasih sayang.
  4. Kebutuhan penghargaan.
  5. Aktualisasi diri.

Kepribadian normal ditandai oleh unitas, integritas, konsistensi dan koherensi. Kegagalan memenuhi kebutuhan ditunjuk sebagai penyebab utama psikopatologi karena pengalaman kasih sayang anak-anak menjadi dasar kepribadian yang sehat.





















Ciri-ciri pribadi yang sehat menurut Abraham Maslow :
  1. Menerima realitas secara tepat.
  2. Menerima diri dan orang lain apa adanya.
  • Bertindak secara spontan dan alamiah, tidak dibuat-buat.
  1. Memusatkan pada masalah-masalah bukan pada perseorangan.
  2. Memiliki kekuasaan dan tidak bergantung pada orang lain.
  3. Memiliki ruang untuk diri pribadi.
  • Menghargai dan terbuka akan pengalaman-pengalaman dan kehidupan baru.
  • Memiliki pengalaman-pengalaman yang memuncak.
  1. Memiliki identitas sosial dan minat sosial yang Kuat
  2. Memiliki relasi yang akrab dengan beberapa teman.
  3. Megarah pada nilai-nilai demokratis.
  • Memiliki nilai-nilai moral yang tangguh.
  • Memilki rasa humor yang tinggi.
  • Menemukan hal-hal baru, ide-ide segar, dan kreatif
  1. Memiliki integritas tinggi yang total.












  1. ERICH FROMM

Kepribadian yang sehat menurut adalah penyesuaian diri seseorang dalam masyarakat yang merupakan kompromi antara kebutuhan-kebutuhan batin dan tuntutan dari luar dan seseorang menerapkan karakter sosial untuk memenuhi harapan masyarakat. Kepribadian sehat juga karena adanya keinginan untuk mencintai dan dicintai.

Fromm menyebut kepribadian yang sehat adalah orientasi produktif. Konsep tersebut menggambarkan penggunaan yang sangat penuh atau realisasi dan potensi manusia. Fromm memberikan suatu gambaran jelas tentang kepribadian yang sehat, yaitu :
  1. Pribadi yang sehat mencintai dengan sepenuhnya
  2. Kreatif.
  • Memiliki kemampuan-kemampuan pikiran yang snagat berkembang.
  1. Berhubungan dan berakar didunia.
  2. Subjek atau pelaku dari diri dan nasib.
  3. Bebas dari ikatan-ikatan sumbang.

Sabtu, 23 Januari 2016

Tugas softskill

Kelas: 2PA15
Nama kelompok:
- Afiah rasdiana
- Dian Rohmah Sri Wulandari
- Nadira Shandra
- Intan Nanda Julia
- Surya Muhammad Jamal

TUGAS:
Fenomena yang berkaitan dengan internet(pornografi)
Link: https://youtu.be/8LkluAWahbc

Deskripsi singkat tentang video kami
Didalam video kami berisi:
- Dampak positive pornografi
- Dampak negative pornografi
- Cara mengatasi pornografi
- Contoh kasus pornografi

TUGAS 3 Psikologi & Teknologi internet



TUGAS SOFTSKILL
Nama kelompok:
-          Afiah
-          Dian
-          Intan
-          Nadira
-          Surya

1) SEJARAH KOMUNITAS ONLINE

1. FACEBOOK.
Saya yakin hampir semua pengguna gadget baik smartphone dan lain-lain sudah tak asing dengan nama ini, inilah sebuah jejaring media sosial yang masih tetap eksis sampai di awal tahun 2014an ini, dan masih banyak pengguna yang menggunakanya, mulai dari hanya sekedar chatting, bermain game online, sarana promosi, sampai berbagi foto-foto moment penting antar sesama user, Didirikan oleh Mark Zuckerberg beserta teman sekamarnya dan sesama mahasiswa yang bersekolah di Universitas Harvard, yaitu Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes. Facebook yang awalnya hanya terbatas untuk kalangan mahasiswa Harvard saja kemudian diperluas hingga mencakup perguruan lain, Situs ini perlahan membuka diri kepada mahasiswa di universitas lain sebelum dibuka untuk siswa sekolah menengah atas, dan akhirnya untuk setiap orang yang berusia minimal 13 tahun. Diluncurkan pada Februari 2004, dan sampai saat ini masih banyak orang orang yang menggunakanya dengan berbagai fasilitas untuk berbagai macam kepentinganya.
2.TWITTER
TWITTER !!! ya, Hampir dapat diprediksikan jika seseorang yang telah memiliki akun facebook yang terintegrasi pada gadgetnya pasti telah mengenal salah satu jejaring sosial yang satu ini, didirikan oleh Jack Dorsey pada tahun 2006, dan situs jejaring sosialnya pada maret 2006, selain sebagai media jejaring sosial, twitter juga sering dimanfaatkan untuk berbagai macam hal, salah satunya ialah live report berita-berita di berbagai tempat, bahkan sampai media berkampanye, dan jangan sampai lupa juga bahwa bapak presiden kita juga mempunyai akun twitter lho :)  gak percaya? bisa cek sendiri.
Nah.. dari ke dua jejaring sosial diatas saja sudah banyak kelompok-kelompok unik didalamnya, mulai dari kelompok pencinta hewan reptil, sampai kelompok-kelompok yang berdasarkan hobi dan berbagai macam kepentingan didalamnya.
KOMUNITAS
Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti “kesamaan”, kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti “sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak”. (Wenger, 2002: 4). Menurut Crow dan Allan, Komunitas dapat terbagi menjadi 3 komponen:
·         Berdasarkan Lokasi atau Tempat
Wilayah atau tempat sebuah komunitas dapat dilihat sebagai tempat dimana sekumpulan orang mempunyai sesuatu yang sama secara geografis.
·         Berdasarkan Minat
Sekelompok orang yang mendirikan suatu komunitas karena mempunyai ketertarikan dan minat yang sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras, maupun berdasarkan kelainan seksual.
·         Berdasarkan Komuni
Komuni dapat berarti ide dasar yang dapat mendukung komunitas itu sendiri.
Komunitas terbentuk atas dasar kesukuan , asal usul keturunan , keyakinan agama keyakinan politik, pekerjaan atau persahabatan (Suhardi, 2009)
Jika dilihat dari penjelasan diatas, ada beberapa point yang mendasari timbulnya sebuah komunitas jika berdasar dari sebuah lokasi atau tempat, mungkin begitu banyak komunitas yang bersifat kedaerahan, mungkin jika dahulunya mereka mengadakan pertemuan rutin di sebuah tempat untuk mengadakan sebuah perkumpulan, jika di alihkan dengan basis internet mereka tak perlu lagi datang dari tempat jauh guna untuk bertemu sesama komunitasnya, dengan media chat atau bahkan videochat atau teleconfrence untuk berinteraksi bersama, namun tak jarang juga berawal dari sebuah komunitas online bukan hanya yang sifatnya kedaerahan saja, mereka mengadkan sebuah pertemuan yang real dengan istilah “copy darat” yang dimaksud ialah mereka yang tergabung dalam sebuah komunitas berbasis online, melakukan pertemuan atau family gathering yang direncanakan sebelumnya di forum komunitas tersebut, dengan agenda yang bervariasi.
            Sebuah komunitas online menurut saya biasanya memiliki sebuah tujuan, misal satu  grup yang memiliki sebuah dasar kenapa grup tersebut dibentuk, misal sebagai kelompok belajar kelas atau sebuah grup komunitas game tertentu atau bahkan sebuah grup yang memfasilitasi anggotanya untuk transaksi atau media perantara jual beli.
2) BAGAIMANA POLARISASI KRLOMPOK DAPAT TERJADI DIDUNIA MAYA ATAU INTERNET
 Kata ‘Polarisasi’ nampaknya sudah tidak asing terdengar di telinga kita. Namun apakah kalian tahu arti dari polarisasi tersebut? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), polarisasi berarti 1 proses, perbuatan, cara menyinari; penyinaran; 2 magnetisasi; 3 pembagian atas dua bagian (kelompok orang yang berkepentingan dsb) yang berlawanan. Dalam hal ini akan dibahas tentang polarisasi kelompok. Polarisasi kelompok mengacu pada kecenderungan suatu kelompok untuk membuat suatu keputusan yang lebih ekstrim dari kecederungan yang akan dilakukan anggotanya secara individual. Keputusan tersebut tentunya akan sangat berisiko jika dilakukan secara individual. Namun, ketika dilakukan bersama-sama akan semakin kuat dan memunculkan pandangan suatu kelompok pada suatu situasi. Dari polarisasi kelompok, dapat terlihat bagaimana perilaku kelompok pada berbagai situasi kehidupan nyata.

Tetapi polarisasi kelompok juga dapat terjadi di dunia maya atau internet. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Di zaman yang serba canggih ini hampir setiap orang sudah menggunakan internet sebagai kebutuhan hariannya, salah satunya untuk berkomunikasi dengan orang banyak. Sosial media pun berperan penting dalam terjadiya polarisasi kelompok. Sosial media sudah banyak digunaka di dunia sehingga munculah berbagai kelompok di internet atau di jejaring sosial tersebut yang disebut online community. Setelah munculnya kelompok tersebut, otomatis polarisasi pun terbentuk dengan jelas. Dan dalam teori polarisasi kelompok saat ini, dikatakan bahwa internet adalah salah satu aplikasi kehidupan nyata dari polarisasi kelompok dengan social network sebagai contohnya.

Beberapa sosial media yang banyak terjadi polarisasi sehingga membentuk kelompok adalahFacebook dan Twitter. Dalam situs tersebut ditemukan banyak akun-akun yang mengatas namakan dirinya sebagai suatu kelompok/komunitas. Mereka biasanya terdiri dari orang-orang yang memiliki hobi atau minat yang sama. Contohnya adalah orang yang menjadi penggemar salah satu artis. Orang tersebut pasti akan mencari berbagai informasi tentang artis yang disukainya kemudian akan membuat atau bergabung dalam suatu komunitas penggemar artis tersebut. Dari contoh diatas sudah jelas bahwa polarisasi dalam internet bisa terbentuk karena persamaan tujuan dan kepentingan yang ingin dicapai. 


3) FENOMENA KETERTARIKAN INTERPERSONAL MELALUI INTERNET
PENGERTIAN INTERPERSONAL
Interpersonal adalah komunikasi antar individu yang dilakukan kepada pihak lain untuk mendapatkan timbal balik yang saling menguntungkan antar pihak baik secara langsung maupun melalui media, seperti jual beli antara pihak yang saling membutuhkan satu sama lain. Adapula hubungan ketertarikan interpersonal karena adanya kesamaan antara pihak, ataupun ketertarikan saling suka baik secara fisik ataupun kesukaan/hobi yang bersifat personal.
Komunikasi interpersonal melalui media internet sekarang ini sudah beragam dan sangat mudah di akses oleh pihak yang menggunakan seperti chatting whatsapp, email, facebook, twitter, skype, dll.
Internet sekarang ini merupakan sebuah kebutuhan sehari-hari bagi kehidupan kita, lewat mengaksesnya kita dapat dengan mudah mencari informasi dari berbagai sumber secara lengkap, mencari berbagai pengetahuan dari berbagai mancan Negara, bahkan kita dapat mencari teman dari berbagai belahan Dunia melalui fitur komunikasi di internet, dari komunikasi itulah timbul ketertarikan antara pengguna satu dengan lainnya seperti seorang gamer yang menjagokan karakter buatan orang lain yang jauh lebih kuat dari karakter game yang ia buat, atau seorang pengguna jejaring sosial yang tertarik dengan lawan jenis setelah melihat gambar profil orang lain yang dianggapnya menarik, bahkan dengan fitur teleconference yang juga disediakan dalam berinternet menambah peluang terjadinya ketertarikan antara pengguna satu dengan lainnya.

HAMBATAN/KETERBATASAN SAAT MELAKUKAN INTERPERSONAL ONLINE REACTION
Berkembangnya ketertarikan interpersonal dalam berinternet munculah suatu relationship atau hubungan antar pengguna seperti pertemanan, keluarga, persaudaraan, guru dengan murid, suatu kelompok, hubungan kerja, bahkan hubungan kekasih. Namun dalam berjalannya hubungan tersebut tidak sepenuhnya berjalan dengan lancar atau aman, bahkan ada beberapa kejadian dimana suatu hubungan harus hancur karena beberapa hal yaitu :
–          Identitas Palsu, dalam dunia maya seorang pengguna dapat menggunakan identitas palsu seperti identitas palsu yang dirancang seseorang pada akun facebooknya, atau bisa juga orang tersebut memalsukan sebagian statusnya seperti seorang yang telah menikan memasang status single pada facebooknya untuk mencari perhatian orang lain atau memudahkannya mencapai sesuatu.
–          Kurang Terjaminnya Komitmen, setiap hubungan dibutuhkan adanya komitmen dimana kedua belah pihak memiliki suatu persetujuan yang bersifat mengikat. Dalam dunia maya seseorang bisa saja berjanji dan kemudian menghilang begitu saja dan melupakan semua kesepakatan seperti pada kegiatan jual beli online sering terjadi penipuan dimana korban telah mentransfer uang tetapi barang tidak dikirim atau sebaliknya, dan kemudian penjual atau pembeli yang belum memenuhi janjinya itu menghilang atau tidak online lagi.
–          Kurang Berlakunya Norma dan Etika, sering jika anda berkunjung ke situs (yahoo.com) dimana situs tersebut memberikan informasi tentang suatu hal mengenai suatu agama, ragam, atau suku maka anda akan menemui komentar-komentar yang diketik dengan eksplisit dimana pada komentar tersebut menjelek-jelekkan suatu RAS, baik komentar pro ataupun kontra.

PERILAKU NEGATIF YANG DAPAT TIMBUL DARI INTERPERSONAL ONLINE RELATION
Selain adanya hambatan dalam terjalinnya hubungan di dunia maya di dalamnya juga terdapat beberapa perilaku negatif seperti adanya cyber-cheating dan cyber flirting.
–          Cyber Cheating, atau perselingkuhan yang terjadi di internet dapat terjadi ketika seseorang yang telah memiliki pasangan memiliki hubungan yang dekat pula dengan orang lain. Contohnya misal seorang suami yang berkerja sebagai manajer memiliki akun jejaring sosial dimana sekertarisnya terdaftar dalam daftar temanya dan selama ini dia sering chatting dengan kata-kata mesra dan menggoda dengan sekertarisnya itu, maka hal tersebut dapat dikatakan dengan cyber-cheating.
–          Cyber Flirting, atau merayu yang dilakukan dalam dunia maya. cyber flirting adalah suatu hal yang umum yang terjadi di jejaring sosial bahkan game. Namun dalam terjadinya banyak terjadi ketidak amanan yang membuatnya dikategorikan sebagai perilaku negatif, contohnya adalah dalam cyber flirting orang bisa menggunakan bahasa yang tidak pantas dan tidak sopan, ditambah lagi jika dalam terjadinya terdapat kepalsuan identitas maka semakin menjadi perilaku negatif cyber flirting tersebut.

MENJELASKAN KONSEP DASAR CSCW YANG MENDUKUNG INTERAKSI MANUSIA DALAM KERJASAMA DENGAN INDIVIDU YANG LAIN
CSCW ( Computer Supported Cooperative Work) adalah penggunaan computer dan software untuk melaksanakan pekerjaan secara bersama dalam sebuah group di mana setiap anggota group menyadari kehadiran anggota lain pada group. Computer-supported cooperative work (CSCW) merupakan suatu group user yaitu bagaimana cara merancang suatu system yang digunakan untuk membantu pekerjaan sebagai suatu group dan bagaimana memahami dampak dari suatu teknologi pada pola pekerjaan mereka. HCI berasal dari ilmu psychology-computing sedangkan CSCW bersumbu pada sociology-computing. CSCW merupakan suatu system komputer yang mendukung pekerjaan sebagai suatu group yang dikenal dengan istilah group ware.
Computer Supported Cooperative Work (CSCW) menyebar luaskan hasil penelitian yang inovatif dan memberikan sebuah forum inter disipliner untuk perdebatan dan pertukaran gagasan tentang teori, masalah-masalah praktis, teknis, dan sosial di CSCW. Sistem CSCW dibangun untuk memungkinkan interaksi antara user melalui computer sehingga kebutuhan sekian banyak user tersebut harus terpenuhi dalam satu produk.
 Tujuan CSCW:
  • Mempelajari bagaimana orang bekerja sama sebagai kelompok dan apa yang mempengaruhi teknologi.
  • Mendukung proses pelaksanaan pekerjaan walaupun secara geografis dipisahkan.
Contoh yang digunakanpada CSCW:
  • Kaloborasi para Ilmuwan yang  bekerjasama pada suatu proyek.
  • Pengarang mengedit suatu dokumen bersama-sama.
  • Programmer suatu sistem secara bersamaan.
  • Bekerjasama sebagai sharing atas suatu video bersama yang conferencing aplikasi.
  • Para pembeli dan para penjual melakukan transaksi secara eBay.
A. Komunikasi yang normal antarmanusia
  1. Komunikasi face-to-face
  2. Percakapan
  3. Komunikasi berbasis teks
  4. Kerja kelompok
 Komunikasi Face To Face
Pada komunikasi face to face Tidak hanya meliputi bicara dan pendengaran, tapi juga menggunakan bahasa tubuh dan tatapan mata.
  • Personal Space
  • Kontak dan tatapan mata
  • Gerak isyarat dan bahasa tubuh
  • Back channel
  • Turn-taking
Percakapan
Terdapat dua prinsip ucapan antara lain:
  • Relevan artinya bahwa suatu ucapan harus sesuai dengan topic tertentu
  • Helpful artinya suatu ucapan harus dapat dimengerti oleh pendengar dan tidak ada ambigu dari pemahaman pendengar
Komunikasi Berbasis Teks
Ada 4 tipe komunikasi tekstual dalam groupware:
  • Discrete : pesan langsung seperti dalam email
  • Linear : pesan partisipan ditambahkan pada akhir dari catatan tunggal
  • Non-linear : saat pesan dihubungkan ke yang lainnya dalam model hypertext
  • Spatial : dimana pesan diatur dalam permukaan dua dimensi
Kerja Kelompok
Perilaku kelompok lebih kompleks terutama apabila kita memperhatikan hubungan sosial  yang dinamis selama bekerja dalam kelompok.
  • Dinamika kelompok
  • Layout Fisik
  • Kognisi Terdistribus

4) APA YANG DIMAKSUD PSIKOLOGI KLINIS DALAM INTERNET
Layanan terapi konseling dengan menggunakan internet mulai banyak di mana mana. Layanan ini dianggap lebih mudah dan lebih simple dibandingkan harus bertemu langsung dengan terapis. Istilah dalam penggunaan teknologi dalam melakukan konseling terapi sering  juga disebut sebagai telehealth.  Telehealth tak hanya merujuk pada teknologi internet saja namun  juga pada telepon, email, video, dan lain lain. Bahkan ada juga layanan konseling terapi yang dapat dilakukan hanya dengan menggunakan aplikasi pada gadget. Hal ini makin mempermudah kita mendapatkan layanan konseling terapi. Dengan adanya layanan konseling dengan basis internet diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan psikologis. Dengan demikian layanan konseling berbasis internet ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan konseling lebih mudah, dan juga lebih efisien dibandingkan harus bertemu dengan terapis secara langsung. Banyak manfaat dan kelebihan dari layanan terapi berbasis internet. Salah satunya adalah untuk orang orang yang merasa malu untuk bertemu terapis secara langsung. Layanan ini tidak mengharuskan klien bertamu denngan terapis secara langsung sehingga klien dapat merasa lebih nyaman. Tak hanya itu dengan menggunakan layanan konseling berbasis internet klien tidak harus datang ketempat terapis. Layanan ini memungkinkan klien melakukan terapi klinis di mana saja, tidak harus berada di tepat terapis. Hal ini tentu lebih efisien dan dapat menghemat biaya. Dan kemudian layanan konseling berbasis internet ini memiliki open hour,  yaitu  jam praktek yang bebas. Klien dapat melakukan konseling terapi kapan saja yang di inginkan tanpa harus repot repot membuat perjanjian dengan terapis terlebih dahulu. Namun di antara semua kelabihan yang ada pastinya ada juga beberapa kekurangan. Salah satunya adalah tidak semua terapi konseling dapat dilakukan via internet. Ada beberapa kasus yang mengharuskan klien untuk bertemu langsung dengan terapisnya agar terapi dapat berjalan lebih lancar. Tak hanya itu pula dengan menggunakan terapi via internet terkadang terapis dapat kesulitan untuk dapat mengenal klien lebih baik karena semua kegiatan terapinya hanya dilakukan dengan menggunakan internet. Dapat disimpulkan bahwa terapi klinis menggunakan internet dapat membantu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya kesehatan psikologis. Tak hanya lebih efisien dan lebih mudah untuk dilakukan namun terapi klinis dengan menggunakan internet  juga memiliki beberapa kelemahan. Namun di balik semua itu kita dapat dapat mengetahui bahwa dengan bertambah pesatnya perkembangan di bidang teknologi dapat membantu dalam perkembangan di dunia psikologi. Semakin bertambah kecanggihan teknologi layanan dalam bidang psikologi klinis  juga dapat makin mudah dan juga efisien.

5) KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI PSIKOTERAPIS ONLINE
Kelebihan :
  •  Menghemat waktu, karena klien tidak perlu Repot-repot untuk datang ke tempat Psikoterapis
  • Lebih Hemat dan Murah, biasanya Psikoterapi yang di Lakukan secara Online memiliki Cost harga yang lebih murah ketimbang Datang langsung ke Tempat Terapis, bahkan ada Psikoterapis yang tidak di pungut biaya alias Gratis
  • Cocok untuk Orang yang Memiliki Kepribadian Tertutup alias Pemalu, biasanya orang Pemalu akan lebih terbuka dan Berani jika Terapis di lakukan jarak jauh ketimbang Bertatap Muka langsung
Kekurangan :
  • Sang Terapis, dalam hal ini sang Psikolog, tidak mengetahui bagaimana keadaan klien sesungguhnya itu seperti apa.
  • Terapis tidak bisa mengetahui bagaimana Bahasa Tubuh si Klien, tatapan mata klien, dan cara bicara si klien, seperti kita tahu bahwa bahasa tubuh, tatapan mata, dan cara bicara merupakan entry point bagi seorang Psikolog untuk bisa mengetahui Kepribadian, karakteristik, dan bahkan Permasalahan yang sedang di alami Sang Klien